OTOMOTIF · FOOD & BEVERAGE · WELLNESS
Franchise F&B

Franchise Es Teh Indonesia: Modal, Nagita Slavina, dan Cara Bermitra

Kenali Franchise Es Teh Indonesia, perjalanan bisnisnya sejak 2018, peran Nagita Slavina, estimasi modal, syarat kemitraan, dan peluang usahanya.

Franchise Es Teh Indonesia menjadi salah satu pilihan bisnis minuman yang banyak menarik perhatian calon pengusaha di Indonesia. Berawal dari booth sederhana pada 2018, brand ini berkembang menjadi jaringan usaha kuliner dengan sistem kemitraan yang menjangkau berbagai daerah.

Nama Es Teh Indonesia semakin dikenal publik setelah figur publik Nagita Slavina diumumkan sebagai CEO PT Esteh Indonesia Makmur pada 2022. Namun, jauh sebelum keterlibatan Nagita, bisnis minuman ini telah membangun fondasinya melalui pengembangan produk, pembukaan outlet, dan kerja sama kemitraan.

Bagi calon investor, popularitas brand tentu bukan satu-satunya pertimbangan. Besaran modal, sistem operasional, biaya tambahan, serta potensi pasar juga perlu dipahami sebelum memulai usaha.

Lantas, bagaimana perjalanan bisnis Es Teh Indonesia, berapa modal franchise yang perlu disiapkan, dan seperti apa proses menjadi mitranya ?

Mengenal Es Teh Indonesia dan Sejarah Berdirinya

Es Teh Indonesia merupakan brand minuman lokal yang didirikan pada 2018 oleh Haidhar Hibatullah Wurjanto bersama Dihya Nur Rifqy, Aussie Andry, dan Edwin Widya.

Pada awal menjalankan bisnis, Es Teh Indonesia hadir melalui booth berukuran sekitar 1 x 2 meter di kawasan Kemang Village dan Blok M, Jakarta.

Pilihan produknya ketika itu masih terbatas pada lima jenis minuman, yaitu es teh manis, es teh lemon, es teh leci, es teh susu, dan Thai tea.

Meski dimulai dengan konsep sederhana, respons konsumen mendorong perusahaan untuk memperluas jangkauan usaha. Gerai berikutnya kemudian dibuka di Mall Ambassador dan kawasan Binus, Jakarta Barat.

Perjalanan tersebut menjadi awal perkembangan Es Teh Indonesia dari bisnis minuman skala kecil menuju jaringan usaha dengan sistem yang lebih terstruktur.

Perjalanan Es Teh Indonesia dari Booth Kecil hingga Berkembang

Perkembangan Es Teh Indonesia tidak berlangsung secara instan. Bisnis ini melewati beberapa tahapan sebelum dikenal sebagai salah satu jaringan minuman teh lokal.

Dalam pemberitaan mengenai perjalanan pendirinya, Haidhar Wurjanto disebut memulai usaha pada 2018 dengan modal sekitar Rp 8 juta untuk membeli perlengkapan dan menyiapkan booth sederhana.

Angka tersebut merupakan modal awal ketika bisnis pertama kali dirintis, bukan biaya franchise yang ditawarkan kepada mitra saat ini.

Memasuki pertengahan 2019, perusahaan mulai mengembangkan format gerai menjadi konsep grab and go berukuran sekitar 3 x 5 meter. Salah satu pengembangannya dilakukan melalui pembukaan outlet di kawasan Pandu Raya, Bogor.

Seiring meningkatnya permintaan kerja sama, Es Teh Indonesia mulai memperkenalkan sistem kemitraan yang secara resmi disahkan pada September 2019.

Perusahaan kemudian beroperasi dengan nama PT Esteh Indonesia Makmur sejak 11 September 2019.

Pada akhir tahun tersebut, jumlah outlet yang sebelumnya hanya tiga gerai berkembang menjadi 19 outlet.

Pengembangan jaringan terus berlanjut dengan memperkuat standar operasional, pelatihan karyawan, serta kualitas produk agar pelanggan memperoleh pengalaman yang konsisten.

Apa Hubungan Nagita Slavina dengan Es Teh Indonesia ?

Keterlibatan Nagita Slavina menjadi salah satu bagian yang cukup banyak mendapat perhatian dalam perjalanan brand Es Teh Indonesia.

Pada Juli 2022, Nagita Slavina diumumkan sebagai CEO PT Esteh Indonesia Makmur. Kabar tersebut ramai diberitakan dan membuat nama Es Teh Indonesia semakin sering diperbincangkan masyarakat.

Sebagai figur publik dengan jangkauan audiens yang besar, kehadiran Nagita turut memberikan perhatian tambahan terhadap brand dari sisi komunikasi dan pemasaran.

Meski demikian, perlu dipahami bahwa Es Teh Indonesia bukan bisnis yang pertama kali didirikan oleh Nagita Slavina.

Brand ini telah berdiri sejak 2018 melalui para pendirinya, dengan Haidhar Wurjanto sebagai salah satu sosok penting dalam pengembangan bisnis sejak awal.

Dengan demikian, sejarah pendirian perusahaan dan pengangkatan Nagita sebagai CEO merupakan dua bagian berbeda dalam perjalanan Es Teh Indonesia.

Bagi calon mitra yang mencari informasi mengenai franchise Es Teh Indonesia milik Nagita Slavina, penting untuk tetap mengevaluasi sistem bisnis dan persyaratan investasi, bukan hanya popularitas figur yang terlibat di dalamnya.

Mengapa Bisnis Es Teh Memiliki Pasar yang Menarik ?

Minuman teh sudah menjadi bagian dari kebiasaan konsumsi masyarakat Indonesia. Produk ini dapat dinikmati dalam berbagai situasi, baik saat beraktivitas, berkumpul, maupun sebagai pelengkap makanan.

Dari sisi bisnis, minuman berbasis teh juga memiliki sejumlah karakteristik yang menarik untuk dipelajari.

Produk yang Familiar bagi Konsumen

Es teh merupakan jenis minuman yang mudah dikenali oleh berbagai kelompok usia. Hal ini menjadi salah satu keuntungan ketika sebuah brand memperkenalkan produk kepada konsumen baru.

Namun, tingginya tingkat pengenalan produk juga membuat persaingan antarpelaku usaha minuman semakin ketat.

Pilihan Menu Bisa Dikembangkan

Bisnis teh tidak harus bergantung pada satu jenis minuman. Produk dapat dikembangkan melalui kombinasi rasa buah, susu, krim, maupun bahan tambahan lainnya.

Es Teh Indonesia menerapkan pendekatan tersebut melalui inovasi menu yang terus mengikuti perkembangan preferensi konsumen.

Cocok untuk Konsep Penjualan Praktis

Minuman teh dapat dipasarkan melalui konsep outlet yang mengutamakan pembelian cepat dan layanan bawa pulang.

Konsep tersebut dapat menjadi alternatif bagi pelaku usaha yang ingin berfokus pada penjualan minuman tanpa menyediakan fasilitas makan di tempat yang luas.

Meski begitu, kebutuhan ruang dan fasilitas tetap harus mengikuti standar masing-masing brand serta ketentuan lokasi usaha.

Berapa Modal Franchise Es Teh Indonesia ?

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan calon mitra adalah berapa biaya yang diperlukan untuk membuka franchise Es Teh Indonesia.

Sejumlah publikasi terdahulu menyebutkan bahwa modal kemitraan Es Teh Indonesia berada di kisaran Rp 130 juta. Beberapa ulasan lainnya memperkirakan kebutuhan investasi yang lebih besar apabila memperhitungkan biaya tempat dan kebutuhan tambahan.

Perlu diperhatikan bahwa nominal tersebut berasal dari informasi yang pernah dipublikasikan, sehingga tidak dapat langsung dianggap sebagai harga paket kemitraan terbaru.

Pada halaman partnership resmi yang tersedia, Es Teh Indonesia menjelaskan proses kerja sama dan persiapan outlet, tetapi tidak mencantumkan daftar harga paket yang dapat dijadikan acuan final.

Karena itu, calon mitra sebaiknya menghubungi pihak perusahaan untuk memperoleh proposal terbaru.

Selain biaya lisensi dan paket usaha, beberapa komponen investasi yang perlu diperhitungkan meliputi:

  • Biaya sewa tempat usaha dan deposit.

  • Pembangunan atau penyesuaian outlet.

  • Peralatan operasional dan perlengkapan penjualan.

  • Persediaan bahan baku awal.

  • Gaji karyawan.

  • Biaya listrik, air, dan kebutuhan operasional.

  • Dana cadangan selama masa awal operasional.

Pastikan setiap komponen tersebut diperiksa kembali untuk mengetahui biaya yang sudah termasuk dalam paket dan biaya yang masih menjadi tanggung jawab mitra.

Bagaimana Cara Menjadi Mitra Es Teh Indonesia ?

Bagi calon pengusaha yang tertarik bergabung, Es Teh Indonesia memiliki tahapan persiapan kerja sama yang dijelaskan melalui website resminya.

1. Pendaftaran dan Commitment Fee

Calon mitra dapat menghubungi tim partnership untuk memperoleh informasi mengenai persyaratan kerja sama.

Dalam alur resmi perusahaan, terdapat tahapan commitment fee yang perlu dipahami ketentuan, besaran, dan mekanisme pembayarannya sebelum transaksi dilakukan.

2. Survei Lokasi Usaha

Lokasi menjadi bagian penting dalam menentukan potensi sebuah outlet minuman.

Tahapan survei dilakukan untuk menilai kesesuaian tempat usaha dengan kebutuhan operasional serta standar yang diterapkan perusahaan.

3. Perencanaan dan Desain Outlet

Setelah lokasi dinilai sesuai, proses dilanjutkan dengan penyesuaian desain serta persiapan pembangunan outlet.

Tujuannya agar tampilan gerai memiliki identitas merek yang konsisten sekaligus mendukung kelancaran pelayanan pelanggan.

4. Pelunasan Biaya Lisensi

Calon mitra menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai kesepakatan dan ketentuan kontrak kerja sama.

Sebelum melakukan pelunasan, pastikan seluruh dokumen, rincian biaya, dan hak penggunaan merek telah dipahami.

5. Pengiriman Peralatan dan Bahan Baku

Persiapan berikutnya mencakup pengiriman perlengkapan operasional serta bahan baku yang dibutuhkan untuk memulai penjualan.

Rincian fasilitas perlu disesuaikan dengan paket yang telah disepakati.

6. Pelatihan Karyawan

Karyawan mendapatkan pelatihan mengenai proses pembuatan minuman, pelayanan konsumen, dan penerapan standar operasional.

Pelatihan tersebut membantu menjaga kualitas produk di berbagai outlet.

7. Pembukaan Outlet

Setelah kebutuhan administrasi, pembangunan, perlengkapan, dan pelatihan selesai, outlet memasuki tahap pembukaan dan mulai melayani pelanggan.

Seluruh jadwal dan persiapan pembukaan perlu dikoordinasikan dengan tim perusahaan sesuai ketentuan kemitraan.

Kelebihan yang Dapat Dipertimbangkan dari Kemitraan Es Teh Indonesia

Bergabung dengan brand yang sudah memiliki jaringan usaha dapat memberikan beberapa keuntungan dari sisi persiapan bisnis.

Namun, manfaat tersebut tetap perlu dilihat berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing calon mitra.

Memiliki Identitas Brand yang Dikenal

Es Teh Indonesia telah mengembangkan jaringan gerai di berbagai wilayah. Kehadiran outlet dan aktivitas pemasaran membantu masyarakat mengenal identitas mereknya.

Bagi calon mitra, pengenalan brand dapat menjadi nilai tambah dibandingkan harus membangun merek yang benar-benar baru.

Produk Menjangkau Berbagai Segmen

Minuman berbasis teh dapat ditawarkan kepada konsumen dengan kebutuhan dan preferensi yang berbeda.

Variasi rasa memungkinkan pelanggan memilih produk yang sesuai dengan seleranya.

Sistem Operasional yang Terstruktur

Kemitraan memberikan kesempatan bagi calon pengusaha untuk menggunakan sistem bisnis yang sudah dikembangkan oleh perusahaan.

Hal ini meliputi standar pembuatan produk, persiapan gerai, dan pelatihan sesuai ketentuan kemitraan.

Dukungan Persiapan Usaha

Adanya tahapan survei, desain, pengiriman perlengkapan, serta pelatihan dapat membantu mitra menjalankan proses persiapan outlet secara lebih terarah.

Meski demikian, tingkat dukungan operasional dan biaya yang tercakup tetap perlu dikonfirmasi melalui perjanjian resmi.

Apakah Franchise Es Teh Indonesia Menguntungkan ?

Keuntungan franchise Es Teh Indonesia tidak dapat dinilai hanya dari popularitas merek atau jumlah outlet yang pernah dibuka.

Setiap lokasi memiliki kondisi pasar, biaya operasional, dan tingkat persaingan yang berbeda.

Beberapa faktor yang memengaruhi potensi keuntungan usaha minuman antara lain lokasi penjualan, jumlah transaksi harian, harga produk, biaya bahan baku, biaya sewa, kebutuhan karyawan, serta strategi pemasaran.

Untuk memperoleh gambaran yang lebih realistis, calon mitra perlu melakukan simulasi keuangan berdasarkan data dan asumsi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Perhitungan tersebut sebaiknya mencakup:

  • Estimasi omzet harian dan bulanan.

  • Harga pokok penjualan.

  • Biaya operasional tetap dan variabel.

  • Margin keuntungan bersih.

  • Titik impas atau Break Even Point (BEP).

  • Estimasi waktu pengembalian modal.

  • Return on Investment (ROI).

Hasil simulasi tetap merupakan perkiraan. Penjualan yang lebih rendah dari target, kenaikan biaya, atau perubahan kondisi pasar dapat memengaruhi keuntungan aktual.

Lebih Baik Franchise Es Teh Indonesia atau Membangun Brand Sendiri ?

Memulai bisnis minuman dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu membangun merek sendiri atau bekerja sama dengan perusahaan yang memiliki sistem kemitraan.

Membangun brand sendiri memberikan keleluasaan dalam menentukan identitas usaha, menu, harga jual, pemasok, hingga strategi promosi.

Namun, pemilik usaha juga harus menyiapkan seluruh kebutuhan pengembangan bisnis dari awal, termasuk pengujian produk dan penyusunan SOP.

Sementara itu, bergabung dengan kemitraan menawarkan akses terhadap merek dan sistem operasional yang telah dikembangkan.

Sebagai konsekuensinya, mitra perlu mengikuti ketentuan penggunaan merek, standar produk, serta kewajiban lain yang disepakati dalam kontrak.

Tidak ada satu pilihan yang secara otomatis lebih menguntungkan. Keputusan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan modal, pengalaman bisnis, dan tingkat keterlibatan yang diinginkan.

Hal Penting Sebelum Membeli Franchise Es Teh Indonesia

Sebelum memutuskan untuk bergabung, calon mitra perlu melakukan evaluasi terhadap penawaran kerja sama yang diterima.

Pertama, mintalah rincian investasi secara tertulis, termasuk biaya yang tidak tercakup dalam paket.

Kedua, pelajari masa berlaku kontrak, biaya perpanjangan lisensi, serta ketentuan penghentian kerja sama.

Ketiga, pastikan apakah terdapat biaya royalti, kewajiban pembelian bahan baku, atau biaya pemasaran tambahan.

Keempat, periksa bentuk dukungan yang diberikan perusahaan, baik sebelum pembukaan maupun selama operasional.

Kelima, lakukan analisis pasar dan perhitungan keuangan berdasarkan kondisi lokasi yang sebenarnya.

Jika memungkinkan, calon mitra juga dapat mengunjungi outlet yang sudah beroperasi untuk memperoleh gambaran mengenai aktivitas penjualan dan kebutuhan pengelolaan bisnis.

Pertanyaan Umum Seputar Franchise Es Teh Indonesia

Siapa pendiri Es Teh Indonesia ?

Es Teh Indonesia didirikan pada 2018 oleh Haidhar Hibatullah Wurjanto, Dihya Nur Rifqy, Aussie Andry, dan Edwin Widya.

Apakah Es Teh Indonesia milik Nagita Slavina ?

Es Teh Indonesia bukan didirikan oleh Nagita Slavina. Brand ini telah beroperasi sejak 2018, sedangkan Nagita diumumkan sebagai CEO PT Esteh Indonesia Makmur pada Juli 2022.

Berapa harga franchise Es Teh Indonesia ?

Sejumlah publikasi sebelumnya mencantumkan estimasi modal sekitar Rp 130 juta. Namun, harga paket terbaru harus dikonfirmasi langsung kepada pihak perusahaan karena kebutuhan investasi dapat berubah.

Apakah franchise Es Teh Indonesia cocok untuk pemula ?

Kemitraan dapat menjadi alternatif bagi pengusaha pemula karena tersedia standar dan tahapan persiapan usaha. Meski begitu, pemahaman keuangan, manajemen karyawan, serta pengawasan operasional tetap diperlukan.

Bagaimana cara menghubungi kemitraan Es Teh Indonesia ?

Calon mitra dapat mengakses website resmi Es Teh Indonesia dan mencari informasi kerja sama melalui halaman partnership.

Kesimpulan

Franchise Es Teh Indonesia menjadi salah satu pilihan bisnis minuman yang menarik untuk dipelajari. Perjalanan usaha yang dimulai dari booth sederhana pada 2018 menunjukkan bagaimana pengembangan produk dan sistem kemitraan dapat membantu sebuah brand memperluas jangkauan bisnisnya.

Pengangkatan Nagita Slavina sebagai CEO pada 2022 turut menjadi bagian dari perjalanan perusahaan yang mendapat perhatian publik.

Bagi calon investor, estimasi modal yang pernah dipublikasikan dapat digunakan sebagai gambaran awal. Namun, keputusan kemitraan tetap perlu didasarkan pada proposal resmi terbaru, analisis lokasi, perhitungan keuntungan, dan pemahaman terhadap risiko usaha.

Dengan persiapan yang matang, calon mitra dapat menilai apakah konsep bisnis Es Teh Indonesia sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan investasi yang dimiliki.

Temukan juga pembahasan peluang usaha kuliner lainnya melalui kategori Franchise F&B di Franchise Terbaik.

JELAJAHI PELUANG BERIKUTNYA

Pilihan Kemitraan untuk Anda

Sedang membandingkan peluang bisnis ? Kenali juga brand di Makko Group yang berkaitan dengan pembahasan ini, lalu pelajari paket kemitraannya.

← Kembali ke Insight
LANGKAH BERIKUTNYA

Siap menemukan brand untuk bisnis Anda ?

Ceritakan bidang usaha yang Anda minati, rencana lokasi, dan kebutuhan investasi Anda. Tim kami siap membantu Anda mengenali pilihan brand Makko Group dan langkah awal kemitraannya.

Jelajahi Brand ↗